Dunia Persepsi


Kisah Dari Tiongkok Lama
(bukan Kho Ping Hoo lho…)

Seorang petani tua dan seekor kudanya, di sebuah pedesaan di Tiongkok…

Pada suatu hari, kuda itu lari, menghilang di pegunungan… Semua tetangga berbela sungkawa… berempati sambil mengasihani si petani sambil beranggapan bahwa nasib buruk sedang meinmpa si petani..
Si petani menjawab: Nasib buruk? Nasib baik? Siapa tahu?

Seminggu kemudian kuda itu pulang sambil membawa teman-temannya (kuda juga tentunya), sekawanan kuda liar, puluhan ekor banyaknya…. Para tetangga mengucapkan selamat kepada si petani karena si petani dianggap beruntung..
Gumam si petani: Nasib baik? Nasib buruk? Siapa tahu?

Kemudian, anak si petani mencoba menjinakkan salah seekor dari kuda liar itu, ia terjatuh dari punggung kuda dan patah kakinya. Semua orang merasa kali ini sungguh nasib malang menimpa si petani !
Tidak demikian dengan anggapan si petani. Tanggapannya: “Nasib buruk? Nasib baik? Siapa tahu?”

Beberapa minggu kemudian setelah peristiwa itu, masuklah serombongan tentara ke desa si petani. Mereka mendaftar semua orang muda yang sehat dan tidak cacat, untuk diikutkan wajib militer ! Ketika mereka melihat seorang pemuda yang patah kaki, mereka melepaskan pemuda itu.
Apakah itu nasib baik? Nasib buruk? Siapa tahu?

~~~
Setiap hal, sepintas tampaknya buruk, bisa jadi (menjadi) baik setelahnya atau baik secara terselubung. Demikian juga sebaliknya.

Semua tergantung PERSEPSI (dan REAKSI) kita terhadap ihwal yang kita persepsi sebagai “baik” atau “buruk” tersebut. Karena ihwal yang kita lihat, dengar dan rasakan sesungguhnya hasil refleksi kita ke dalam pikiran, yang tercipta ke dalam pikiran, yang disebut “realitas internal”.

Realitas eksternal (dunia yang kita lihat) yang sesungguhnya telah terjelma menjadi realitas internal, yang kemudian menentukan reaksi selanjutnya.***

Diskusi antar member komunitas tentang topik di atas bisa diikuti di Group Personal Excellent Community.

 

 

2 thoughts on “Dunia Persepsi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s